Kelompok tabungan Susu telah menjadi tradisi lama di banyak negara Afrika, menyediakan sarana bagi individu untuk menyimpan dan meminjam uang dalam komunitas mereka. Berasal dari Afrika Barat, kelompok susu kini telah melintasi Atlantik hingga ke Amerika, di mana mereka mempunyai dampak global yang signifikan.
Di Afrika, kelompok susu merupakan bagian penting dalam lanskap keuangan, khususnya di negara-negara yang akses terhadap layanan perbankan tradisional terbatas. Anggota kelompok susu biasanya menyumbangkan sejumlah uang ke pot komunal secara teratur, dan masing-masing anggota secara bergiliran menerima pembayaran sekaligus. Hal ini memungkinkan individu menabung untuk keadaan darurat, berinvestasi dalam bisnis, atau membayar pengeluaran besar tanpa harus bergantung pada pinjaman mahal atau pemberi pinjaman predator.
Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok susu semakin populer di kalangan komunitas diaspora Afrika di Amerika Serikat. Imigran dari negara-negara seperti Ghana, Nigeria, dan Liberia membawa tradisi susu, membentuk kelompok dalam komunitas mereka untuk saling membantu mencapai stabilitas dan kemandirian keuangan. Kelompok-kelompok ini beroperasi dengan prinsip yang sama seperti kelompok mereka di Afrika, yaitu menyediakan cara yang aman dan dapat diandalkan bagi anggotanya untuk menyimpan dan mengakses dana bila diperlukan.
Dampak dari kelompok tabungan susu di Amerika sangat luas, tidak hanya memberikan manfaat bagi individu yang berpartisipasi tetapi juga masyarakat luas. Dengan mengumpulkan sumber daya yang dimiliki, para anggota kelompok susu dapat saling mendukung pada saat dibutuhkan, baik untuk biaya pengobatan, biaya pendidikan, atau memulai usaha. Rasa solidaritas dan saling mendukung ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan pemberdayaan yang kuat di antara anggota kelompok, yang banyak di antaranya mungkin menghadapi tantangan di negara baru.
Selain itu, kelompok susu mempunyai potensi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di kalangan komunitas imigran. Dengan memberikan akses permodalan bagi usaha kecil dan usaha wirausaha, kelompok susu dapat membantu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan pendapatan, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Hal ini dapat memberikan dampak yang besar, tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota kelompok susu tetapi juga masyarakat luas.
Ketika kelompok tabungan susu semakin populer di Amerika, semakin banyak pengakuan terhadap potensi mereka dalam mengatasi inklusi keuangan dan memberdayakan komunitas marginal. Organisasi seperti African Women’s Development Fund USA berupaya mendukung dan mempromosikan kelompok susu sebagai cara yang berkelanjutan dan efektif untuk membangun ketahanan finansial dan mendorong pemberdayaan ekonomi.
Dari Afrika hingga Amerika, kelompok tabungan susu terbukti menjadi alat yang ampuh untuk inklusi keuangan dan pengembangan masyarakat. Dengan memanfaatkan kekuatan kolektif individu untuk menabung, berinvestasi, dan saling mendukung, kelompok susu memberikan dampak global yang melampaui batas dan budaya.
